
Cedera ligamen ankle bisa terjadi kapan saja, baik saat berolahraga, berjalan, atau bahkan hanya terjatuh. Namun, jangan khawatir! Ada cara cepat dan efektif untuk mengatasi cedera ligamen ankle dan kembali bergerak tanpa rasa sakit. Simak bagaimana fisioterapi ankle sprain bisa menjadi solusi terbaik untuk pemulihan Anda.
BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT
Apakah Cedera Ligamen Ankle Boleh Diurut?
Apakah cedera ligamen boleh diurut? Jawabannya adalah tidak disarankan untuk mengurut cedera ligamen ankle yang masih bengkak atau baru saja terjadi. Mengurut area yang cedera justru bisa memperburuk kondisi, meningkatkan pembengkakan, dan memicu peradangan lebih lanjut. Oleh karena itu, setelah cedera ankle, langkah pertama yang harus dilakukan adalah menggunakan metode RICE (Rest, Ice, Compression, Elevation) untuk mengurangi pembengkakan dan rasa sakit.
Namun, setelah pembengkakan berkurang dan masa perawatan awal selesai, fisioterapis dapat melakukan terapi manual yang aman untuk membantu mempercepat pemulihan dan meningkatkan fleksibilitas ankle. Mengurut atau memijat ligamen yang cedera sebaiknya hanya dilakukan oleh profesional yang berpengalaman dalam fisioterapi, untuk memastikan tidak ada kerusakan lebih lanjut pada jaringan yang cedera.
Baca juga : 7 Latihan Cedera Engkel atau Keseleo Pergelangan Kaki
Berapa Lama Cedera Ligamen Ankle Sembuh?
Proses pemulihan untuk cedera ligamen ankle sangat bergantung pada tingkat keparahan cedera dan seberapa cepat penanganan dimulai. Pada cedera ligamen ankle ringan (derajat I), biasanya pemulihan bisa berlangsung antara 1 hingga 2 minggu dengan perawatan yang tepat. Sedangkan pada cedera ligamen ankle sedang (derajat II), pemulihan bisa memakan waktu 3 hingga 6 minggu.
Untuk cedera ligamen ankle berat (derajat III) yang melibatkan robekan total ligamen, pemulihan bisa memakan waktu lebih lama, bahkan hingga 6 hingga 12 minggu atau lebih. Dalam kasus yang parah, perawatan bedah atau rekonstruksi ligamen mungkin diperlukan. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan fisioterapi setelah pembengkakan mereda untuk mempercepat pemulihan dan mengembalikan fungsi ankle dengan optimal.
Baca juga : Apa yang Harus Dilakukan Jika Ankle Bengkak?
Penanganan Cedera Ligamen Ankle dengan Fisioterapi
Fisioterapi memainkan peran yang sangat penting dalam penanganan cedera ligamen ankle, terutama setelah fase awal perawatan. Fisioterapi membantu mengembalikan rentang gerak, kekuatan, dan stabilitas pada ankle yang cedera, serta mencegah cedera berulang di masa depan. Berikut adalah beberapa tahapan penanganan cedera ligamen engkel dengan fisioterapi:
1. Assessment (Penilaian)
Langkah pertama dalam fisioterapi cedera ligamen ankle adalah melakukan assessment atau penilaian menyeluruh terhadap kondisi pasien. Fisioterapis akan memeriksa tingkat keparahan cedera, melakukan evaluasi terhadap rentang gerak, kekuatan otot, dan keseimbangan ankle. Penilaian yang tepat akan membantu fisioterapis merancang program fisioterapi yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pasien.
2. Penggunaan Terapi Alat: Ultrasound dan TENS
Setelah penilaian, fisioterapis dapat menggunakan terapi alat untuk membantu mempercepat pemulihan. Beberapa terapi alat yang umum digunakan untuk cedera ligamen ankle antara lain:
- Ultrasound: Terapi ultrasound menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk merangsang jaringan dalam tubuh, meningkatkan aliran darah, dan mempercepat proses penyembuhan ligamen yang cedera. Ultrasound membantu meredakan peradangan dan meningkatkan elastisitas jaringan yang rusak, mengurangi rasa sakit, dan mempercepat proses pemulihan.
- TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation): TENS adalah terapi yang menggunakan stimulasi listrik ringan untuk meredakan rasa sakit dengan menghalangi sinyal rasa sakit yang menuju otak. TENS efektif untuk mengurangi nyeri dan meningkatkan kenyamanan pada cedera ligamen ankle, serta mempercepat pemulihan setelah cedera.
3. Terapi Latihan
Setelah fase awal perawatan dengan terapi alat, fisioterapis akan merancang program terapi latihan untuk mengembalikan kekuatan, fleksibilitas, dan kestabilan ankle. Beberapa latihan yang dilakukan dalam fisioterapi untuk cedera ligamen ankle antara lain:
- Latihan Peregangan: Latihan peregangan untuk meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak pada ankle yang cedera. Peregangan yang teratur akan membantu mencegah kekakuan dan mempercepat pemulihan.
- Latihan Penguatan Otot: Fisioterapis akan memberikan latihan untuk menguatkan otot-otot sekitar ankle yang cedera. Penguatan otot membantu mengurangi beban pada ligamen dan mencegah cedera berulang.
- Latihan Keseimbangan: Latihan keseimbangan penting untuk memulihkan fungsi ankle, mengurangi risiko jatuh, dan meningkatkan stabilitas sendi setelah cedera. Latihan ini juga akan membantu meningkatkan koordinasi dan kecepatan reaksi tubuh.
Fisioterapi yang konsisten dan terstruktur sangat penting dalam memastikan pemulihan yang optimal dan mencegah cedera lebih lanjut.
Baca juga : Klinik Fisioterapi Gading Serpong Terbaik
Mengatasi Cedera Ligamen Ankle dengan Fisioterapi di Klinik NK Health
Jika Anda baru saja mengalami cedera ligamen ankle, dan ingin menyembuhkan cedera engkel lebih cepat, fisioterapi adalah langkah yang tepat. Anda bisa melakukan fisioterapi di klinik fisioterapi NK Health dan Ohana Fisio. Klinik NK Health dan Ohana Fisio memiliki tim fisioterapis yang berlisensi dan berpengalaman untuk mendampingi setiap pasien dalam proses pemulihan cedera ligamen ankle dan berbagai masalah musculoskeletal lainnya.
NK Health sudah berdiri sejak tahun 2015 dan telah berpengalaman melayani lebih dari 100 ribu pasien, klinik NK Health juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik yang didukung teknologi dan pendekatan profesional. NK Health memudahkan pasien dalam melakukan fisioterapi dengan langsung treatment tanpa harus berkonsultasi dengan dokter, karena fisioterapis kami sudah dibekali dengan skill serta assesment dengan baik sesuai dengan keluhan yang dialami pasien. Fisioterapis NK Health juga selalu mengembangkan skill fisioterapi melalui program training dan development rutin setiap bulannya serta dapat melakukan pemeriksaan dan standar yang komprehensif dan menyeluruh.

(Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapis NK Health ( Lulusan Universitas Melbourne )
With Working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore.
TESTIMONI PASIEN KLINIK NK HEALTH
BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT