Apa yang Terjadi Jika Tendon Achilles Putus?

tendon achilles putus

Tendon Achilles adalah tendon terbesar dan terkuat di tubuh kita, terhubung antara tulang tumit dan otot betis. Meskipun sangat kuat, tendon ini rentan terhadap cedera, terutama saat berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang intens. Salah satu cedera serius yang dapat terjadi pada tendon achilles adalah tendon Achilles putus.

Jika Anda mengalami tendon Achilles putus, Anda mungkin bertanya-tanya “Apa yang terjadi jika tendon achilles saya putus? Apakah tendon achilles putus saya bisa sembuh?” Artikel ini akan menjawab pertanyaan tersebut secara lengkap dan memberikan informasi mengenai gejala, penyebab, dan bagaimana cara mengatasinya, termasuk peran fisioterapi tendon achilles dalam pemulihan.

BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT

Apa yang Terjadi Jika Tendon Achilles Putus?

Jika tendon achilles putus, tendon yang menghubungkan otot betis dengan tulang tumit akan robek, menyebabkan kehilangan fungsi kaki pada bagian tersebut. Hal ini biasanya ditandai dengan rasa sakit yang tajam di bagian belakang kaki, pembengkakan, dan kesulitan dalam berjalan atau berdiri.

Cedera tendon achilles sering terjadi akibat gerakan mendadak atau aktivitas fisik berat. Tanpa penanganan yang tepat, seperti operasi atau fisioterapi, pemulihan bisa memakan waktu lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Fisioterapi membantu mempercepat pemulihan dengan memperkuat otot-otot di sekitar kaki, meningkatkan fleksibilitas, dan mengurangi rasa sakit.

Baca juga : Fisioterapi Tendon Achilles di Tangerang Terbaik

Gejala Tendon Achilles Putus

Apa saja gejala yang perlu Anda waspadai jika tendon Achilles Anda putus? Berikut adalah beberapa tanda putusnya tendon achilles anda:

  1. Rasa Sakit yang Tiba-Tiba dan Tajam
    Salah satu gejala pertama adalah rasa sakit yang sangat tajam di bagian belakang kaki, tepat di area tendon Achilles. Ini sering kali terjadi setelah gerakan mendadak, seperti melompat atau berlari dengan cepat.
  2. Terasa Seperti Tendon Tertarik atau Putus
    Banyak orang menggambarkan sensasi seperti terdengar suara “pop” atau seperti ada sesuatu yang patah saat tendon putus.
  3. Kesulitan Berjalan atau Berdiri
    Anda mungkin kesulitan berjalan atau berdiri dengan normal karena tidak bisa menggerakkan kaki secara maksimal akibat putusnya tendon achilles anda.
  4. Pembengkakan atau Memar
    Beberapa orang mengalami pembengkakan atau memar di sekitar area tendon Achilles.
  5. Kehilangan Kekuatan pada Kaki
    Anda mungkin merasakan kelemahan yang parah di kaki, terutama saat mencoba untuk menekuk atau mendorong kaki.

Baca juga : Apa yang Harus Dilakukan Ketika Lutut Terasa Nyeri?

Penyebab Tendon Achilles Putus

Tendon Achilles putus biasanya disebabkan oleh aktivitas fisik yang berlebihan atau cedera traumatis. Berikut adalah beberapa penyebab yang umum terjadi :

  • Gerakan Mendadak: Aktivitas yang melibatkan lompatan atau perubahan arah secara tiba-tiba, seperti berlari cepat, dapat memberi tekanan berlebih pada tendon Achilles.
  • Penuaan: Seiring bertambahnya usia, tendon Achilles menjadi lebih rapuh dan lebih mudah robek.
  • Olahraga yang Berat: Aktivitas seperti basket, sepak bola, tenis, atau olahraga lain yang melibatkan lari cepat atau loncatan, dapat meningkatkan risiko putusnya tendon achilles anda.
  • Ketegangan Otot: Otot betis yang tegang atau kurang fleksibel dapat menyebabkan tekanan berlebih pada tendon, meningkatkan kemungkinan cedera.

Baca juga : Penanganan Fisioterapi untuk Mengobati Tendon Achilles

Bagaimana Tendon Achilles Putus Didiagnosis?

Untuk memastikan apakah tendon Achilles Anda putus, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin merekomendasikan tes tambahan, seperti:

  1. Pemeriksaan Klinis: Dokter akan memeriksa kemampuan Anda untuk menggerakkan kaki dan mencari tanda-tanda cedera.
  2. Tes Thompson: Ini adalah tes fisik di mana dokter memencet otot betis untuk melihat apakah kaki Anda bergerak. Jika tidak, ini dapat menunjukkan putusnya tendon achilles anda.
  3. Pemeriksaan Gambar: Dalam beberapa kasus, MRI atau ultrasonografi dapat digunakan untuk melihat kerusakan pada tendon secara lebih detail.

Baca juga : Fisioterapi Tendon Achilles​ Surabaya Terbaik dan Terdekat

Pengobatan untuk Tendon Achilles Putus

Setelah didiagnosis dengan tendon Achilles putus, langkah pengobatan yang tepat sangat penting. Pengobatan tendon achilles biasanya melibatkan pendekatan konservatif atau bedah. Berikut adalah beberapa opsi pengobatan yang dapat dipilih:

1. Pengobatan Konservatif (Non-Bedah)

Jika robekan tendon tidak terlalu parah, pengobatan konservatif bisa cukup efektif. Beberapa langkah pengobatan konservatif meliputi:

  • Penggunaan Penyangga atau Cast : Anda akan diminta untuk mengenakan cast atau brace untuk menjaga kaki tetap stabil dan mendukung proses penyembuhan tendon.
  • Obat Anti-Inflamasi : Obat penghilang rasa sakit dan pereda peradangan sering digunakan untuk mengurangi rasa sakit dan pembengkakan.
  • Fisioterapi : Fisioterapi termasuk dalam pengobatan konservatif (non-bedah) untuk pemulihan tendon Achilles. Setelah diagnosis, fisioterapi biasanya dimulai untuk membantu mengurangi rasa sakit, meningkatkan mobilitas, dan memperkuat otot-otot di sekitar tendon Achilles yang putus. Teknik fisioterapi seperti terapi manual, latihan penguatan, serta penggunaan modalitas alat (seperti TENS, ultrasound) digunakan untuk mendukung penyembuhan tendon dan mengurangi pembengkakan. Fisioterapi ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan dan mencegah kekakuan atau cedera lebih lanjut.

2. Operasi Bedah

Untuk kasus tendon Achilles yang putus total, dokter mungkin merekomendasikan prosedur pembedahan untuk menyambung kembali tendon yang putus. Operasi ini dilakukan untuk memastikan pemulihan yang lebih cepat dan mencegah masalah jangka panjang.

Baca juga : Fisioterapi Otot Paha untuk Pulih Lebih Cepat

Fisioterapi untuk Pemulihan Tendon Achilles Putus

Pemulihan setelah tendon Achilles putus memerlukan fisioterapi yang tepat untuk memastikan bahwa Anda bisa kembali bergerak dengan normal dan menghindari cedera di masa depan. Fisioterapi membantu mengurangi rasa sakit, mengembalikan kekuatan, dan meningkatkan fleksibilitas kaki.

Langkah-Langkah Fisioterapi untuk Tendon Achilles Putus

Fisioterapi untuk tendon Achilles putus biasanya terdiri dari beberapa tahapan pemulihan, yang meliputi:

  1. Assessment atau Penilaian Awal
    Terapis fisioterapi akan melakukan penilaian untuk memahami tingkat keparahan cedera dan merancang program latihan yang sesuai dengan kondisi Anda.
  2. Terapi Manual dan Latihan Penguatan
    Fisioterapis akan memberikan latihan penguatan dan peregangan untuk mengembalikan kekuatan otot betis yang diperlukan untuk berjalan dan berlari.
  3. Modalitas Terapi
    Penggunaan alat seperti ultrasound, TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation), dan ice therapy dapat membantu meredakan rasa sakit, mempercepat proses penyembuhan, dan mengurangi pembengkakan.
  4. Latihan Mobilitas dan Fungsi Kaki
    Fisioterapis akan membantu Anda memulai latihan mobilitas kaki secara bertahap, memastikan Anda bisa berjalan dengan stabil tanpa menekan tendon Achilles terlalu banyak.
  5. Latihan Lanjutan dan Penguatan
    Setelah Anda mulai pulih, latihan lanjutan untuk mengembalikan kekuatan tendon Achilles akan dimulai. Ini termasuk latihan untuk meningkatkan fleksibilitas, daya tahan, dan kekuatan kaki.

Fisioterapi untuk Tendon Achilles Putus di Klinik NK Health

Jika Anda mencari tempat terbaik untuk pemulihan tendon Achilles putus, klinik fisioterapi NK Health dan Ohana Fisio by nk health adalah pilihan yang tepat. Kami memiliki tim fisioterapis berlisensi dan berpengalaman yang akan membantu Anda melalui setiap langkah pemulihan, dari evaluasi awal hingga latihan lanjutan. Dengan pendekatan yang terintegrasi dan profesional, kami berkomitmen untuk membantu Anda kembali ke aktivitas sehari-hari dengan cepat dan aman.

NK Health sendiri telah berdiri sejak tahun 2015 dan melayani lebih dari 100 ribu pasien. Jadi anda tidak perlu ragu dengan kualitas fisioterapi kami. Klinik NK Health mempunyai standar internasional dalam penanganan terapi kepada pasien karena memiliki head fisioterapi lulusan luar negeri yang berpengalaman bekerja di rumah sakit singapura.

Klinik Fisioterapi Jakarta

(Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapis NK Health ( Lulusan Universitas Melbourne )

With Working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore.

SALAH SATU TESTIMONI PASIEN KLINIK NK HEALTH

BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DENGAN MENGHUBUNGI ADMIN KAMI DI BAWAH INI

Leave a Comment