
Nyeri bahu adalah masalah umum yang bisa terjadi pada siapa saja, baik karena aktivitas fisik yang berlebihan, cedera, atau masalah jangka panjang seperti radang sendi. Terkadang, untuk mengatasi bahu nyeri, Anda tidak perlu mengandalkan obat-obatan.
Dengan pendekatan alami dan fisioterapi, Anda bisa mengurangi rasa sakit dan meningkatkan mobilitas bahu. Dalam artikel ini, kita akan membahas berbagai cara mengatasi bahu nyeri tanpa obat, serta penanganan fisioterapi yang efektif.
BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DI KLINIK NK HEALTH TERDEKAT
Penyebab Nyeri Bahu
Untuk mengatasi bahu nyeri dengan tepat, penting untuk mengetahui penyebabnya. Beberapa faktor umum yang dapat menyebabkan nyeri pada bahu antara lain:
- Cedera Otot atau Ligamen: Cedera akibat gerakan yang berlebihan atau kecelakaan dapat merusak otot atau ligamen pada bahu.
- Rotator Cuff Tear: Sobekan pada kelompok otot yang mengelilingi sendi bahu dapat menyebabkan rasa sakit dan keterbatasan gerak.
- Frozen Shoulder (Penyakit Bahu Beku): Kondisi ini ditandai dengan kekakuan pada sendi bahu yang membatasi pergerakan dan menyebabkan rasa sakit yang hebat.
- Bursitis: Peradangan pada bursa (kantung cairan yang melindungi sendi) dapat menyebabkan nyeri bahu yang tajam, terutama saat bergerak.
- Osteoarthritis: Penurunan kualitas sendi bahu akibat usia atau penggunaan yang berlebihan dapat menyebabkan nyeri bahu kronis.
Mengetahui penyebab nyeri bahu akan membantu Anda memilih pengobatan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.
Baca juga : Apa Cara Tercepat untuk Pemulihan dari Cedera Bahu?
Bagaimana Cara Mengatasi Nyeri di Bahu?
Untuk mengatasi bahu nyeri, ada berbagai metode alami yang dapat dicoba, termasuk perubahan gaya hidup dan terapi fisik fisioterapi yang efektif. Beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi nyeri bahu tanpa obat adalah:
- Kompres Dingin dan Panas: Aplikasikan kompres dingin pada bahu yang sakit untuk mengurangi peradangan, dan kompres panas setelah 48 jam pertama untuk meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi kekakuan otot.
- Istirahatkan Bahu: Hindari gerakan yang bisa memperburuk rasa sakit dan beri waktu bagi bahu untuk pulih. Jangan paksa bahu untuk melakukan aktivitas berat selama proses penyembuhan.
- Peregangan dan Latihan Ringan: Lakukan latihan peregangan ringan untuk menjaga fleksibilitas sendi bahu dan mengurangi ketegangan otot. Latihan ini juga penting untuk memperkuat otot dan mencegah cedera lebih lanjut.
- Postur yang Baik: Perbaiki postur tubuh saat duduk atau berdiri, karena postur yang buruk dapat memperburuk nyeri bahu, terutama saat bekerja dengan komputer atau perangkat lainnya. Pastikan bahu tidak tertekan dengan posisi tubuh yang benar.
- Pijat Ringan: Pijat pada otot-otot bahu yang tegang dapat membantu melepaskan ketegangan dan meredakan rasa sakit. Pijat membantu melancarkan peredaran darah dan mengurangi kekakuan pada otot.
- Fisioterapi untuk Nyeri Bahu: Jika nyeri bahu berlanjut, fisioterapi adalah pilihan terbaik untuk pemulihan jangka panjang. Fisioterapis akan melakukan assessment untuk menentukan penyebab nyeri dan merancang rencana perawatan yang tepat. Penanganan fisik seperti manual terapi, modalitas alat terapi (seperti TENS, ultrasound, dan dry needling), serta latihan terapi akan membantu mengurangi rasa sakit, meningkatkan kekuatan otot, dan mengembalikan fungsi bahu.
Langkah-langkah ini dapat membantu Anda mengurangi nyeri bahu secara alami dan dengan bantuan fisioterapi tanpa perlu obat-obatan. Jika nyeri berlanjut, segera konsultasikan dengan fisioterapis atau dokter untuk perawatan lebih lanjut.
Baca juga : Apakah Fisioterapi Bisa Menyembuhkan Cedera Bahu?
Penanganan Fisioterapi untuk Mengatasi Bahu Nyeri
Jika nyeri bahu berlanjut atau sangat mengganggu, fisioterapi adalah salah satu cara terbaik untuk mengatasi bahu nyeri tanpa obat. Penanganan fisioterapi yang tepat dapat membantu mempercepat proses pemulihan dan mengembalikan fungsi bahu.
Penanganan fisioterapi untuk mengatasi bahu nyeri dimulai dengan assessment oleh fisioterapis untuk menilai tingkat keparahan cedera atau ketegangan pada bahu, serta untuk menentukan penyebab nyeri. Setelah itu, fisioterapis akan merancang program perawatan yang tepat, termasuk manual terapi, yang melibatkan teknik pemijatan dan manipulasi untuk melepaskan ketegangan otot dan meningkatkan mobilitas sendi bahu.
Selain itu, fisioterapis dapat menggunakan modalitas alat terapi seperti TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation) untuk meredakan nyeri, dry needling untuk melepaskan titik trigger pada otot yang tegang, MWD (Microwave Diathermy) untuk merangsang peredaran darah, dan ultrasound untuk meningkatkan proses penyembuhan jaringan. Terapi latihan juga penting untuk memperkuat otot bahu, meningkatkan fleksibilitas, dan mencegah cedera berulang.
Baca juga : Rekomendasi Klinik Fisioterapi Terbaik di Jakarta
Fisioterapi Cedera Bahu di Klinik Fisioterapi NK Health dan Ohana Fisio
Jika anda mengalami cedera bahu dan ingin mendapatkan penanganan yang efektif, klinik fisioterapi NK Health dan Ohana Fisio by NK health adalah tempat yang tepat untuk Anda. Di klinik NK Health dan Ohana fisio anda akan mendapatkan layanan fisioterapi yang disesuaikan dengan kebutuhan spesifik cedera anda, dari penilaian awal hingga terapi lanjutan untuk pemulihan maksimal. Klinik NK Health telah berdiri sejak tahun 2015 dan berpengalaman melayani lebih dari 100 ribu pasien.

(Dpt) Nicolas Bagus Setiabudi, BPhys (Hons), MBA – Head Physiotherapis NK Health ( Lulusan Universitas Melbourne )
With Working Experience From Tan Tock Seng Hospital Singapore.
SALAH SATU TESTIMONI PASIEN KLINIK NK HEALTH
BOOKING SESI FISIOTERAPI ANDA SEKARANG DENGAN MENGHUBUNGI ADMIN KAMI DI BAWAH INI
Jika nyeri bahu berlanjut atau sangat mengganggu, fisioterapi adalah salah satu cara terbaik untuk mengatasi bahu nyeri tanpa obat.